PENGELOLAAN INVENTARIS MUHAMMADIYAH

Oleh :
ISMET WIBOWO, BA

PENGELOLAAN INVENTARIS

I. PENDAHULUAN
Dalam Rangka meningkatkan pelaksanaan salah satu fungsi administrasi, yaitu mencatat secara rapi dan teratur pengadaan sarana berupa perlengkapan atau barang-barang yang menjadi hak milik persyarikatan memegang peranan yang sangat penting. Hal ini berkaitan dengan erat dari akibat dikeluarkan biaya untuk pembelian barang-barang yang menjadi inventaris/hak milik persyarikatan yang harus dipertanggungjawabkan pada tiap akhir tahun, sebagaimana tersebut pada ART Muhammadiyah pasal 29 ayat 3. Continue reading

Otomasi Perpustakaan Manual Athenaeum Light 6.0

Manual Athenaeum Light 6.0
Disusun oleh
KALI
APA ITU ATHENAEUM LIGH
Kata Athenaeum diambil dari bahasa Yunani, yang artinya perpustakaan atau reading room. Nama ini digunakan oleh Sumware Consulting, NZ untuk nama produk perangkat lunak “gratisan” yang mereka buat. Continue reading

Komunitas Athenaeum Light Indonesia

Komunitas Athenaeum Light Indonesia

Komunitas Pengguna Perangkat Lunak Perpustakaan “Athenaeum Light”
About Me
Name: KALI

View my complete profile Continue reading

Beberapa Pesan Saat PC Blue Screen

1. IRQL_NOT_LESS_OR_EQUAL (0X0000000A)

Ini merupakan biangnya biang kerok pada BsOD. Karena umumnya pada BsOD, pesan ini yang paling sering muncul. Pesan kesalahan ini disebabkan umumnya kerena ada ketidakcocokan driver yang terinstall di komputer.

Daftar Penyebab: Continue reading

Men-disable Autorun pada USB

Pada flash disc yang terkena virus biasanya (tidak selalu) terdapat file autorun.info yang di dalamnya terdapat perintah untuk menjalankan program virus. Nah, ketika flash disc tersebut dimasukkan ke drive USB yang fitur autorun-nya tidak di-disable maka secara otomatis Windows akan menjalankan program pada background tanpa adanya konfirmasi kepada user.

Salah satu cara untuk mengurangi resiko terkena virus tersebut adalah dengan mendisable fitur autorun pada drive USB. Ada pun caranya adalah sebagai berikut:
1.Klik tombol Start – Run.
2.Ketik gpedit.msc dan tekan OK.
3.Klik pada User Configuration – Administrative Templates – System.
4.Klik 2x pada Turn Off Autoplay.
5.Klik pada option Enable.
6.Klik OK.
7.Selesai.

Untuk Windows XP Home gunakan cara ini:

1.Jalankan registry editor (regedit)
2.Masuk ke HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\ CurrentVersion\Policies\Explorer
3.Tambahkan key baru “NoDriveTypeAutoRun” dengan tipe DWord Value
4.Ubah nilai pada “NoDriveTypeAutoRun” menjadi “df” (tanpa tanda petik)
Write comment (0 Comments)

Mempercepat Shutdown Windows XP

Mempercepat Shutdown Windows XP

Sebenarnya ada beberapa sebab yang membuat proses shutdown terkesan lambat.
Banyaknya proses yang berjalan di belakang. Artinya, ketika proses shutdown dijalankan, windows akan mematikan pula proses background, sehingga semakin banyak proses akan semakin lama membutuhkan waktu untuk shutdown
Sound effect. Yup.. sound effect yang terdengar ketika windows shudown bisa mempengaruhi kecepatan shutdown
Hardware komputer. Memory dan prosesor yang kecil dan tua, adalah salah satu alasan kuat proses shutdown berjalan lambat.
Service yang berlebihan. Yup.. service windows yang berlebihan juga dapat menjadi salah satu alasan mengapa proses shutdown berjalan lambat

Untuk itu, ada sedikit trik mempercepat shutdown. Setidaknya, lebih cepat dari biasanya.

Cara pertama :

Dengan membuat shortcut shutdown di desktop anda. Jadi ketika anda ingin shutdown komputer anda, cukup klik 2 kali saja shortcut tersebut. Caranya adalah sebagai berikut :

* Klik kanan pada desktop dan pilih new shortcut
* Kemudian pada box yang keluar ketikkan shutdown -s -t 10
* Itu berarti Windows akan shutdown dalam 10 detik (hanya perkiraan)
* Kemudian klik next dan akan keluar nama shutdown.exe, biarkan saja
* Kemudian klik finish
* Silahkan dicoba

Cara kedua :

Cara ini adalah memodifikasi registry anda. Saya sarankan untuk tidak menggunakan cara ini apabila anda tidak mengerti. Caranya adalah sebagai berikut

* Klik start kemudian run
* Ketik regedit dan enter
* Cari bagian HKEY_LOCAL_MACHINE/SYSTEM/CurrentControlSet/Control
* Klik bagian Control
* Pilih WaitToKillServiceTimeout
* Klik kanan dan pilih Modify untuk merubahnya. Akan terlihat defaultnya adalah 20000. silahkan ganti menjadi 5000.

Cara tambahan :
Disable sound effect anda dari control panel. Jadi saat windows booting ataupun shutdown, proses akan berjalan lebih cepat.

Mempercepat Mozilla Firefox

Mozilla merupakan salah satu browser open source yang paling diminati saat ini. Bahkan beberapa orang yang telah menggunakannya mengatakan melebihi Internet Explorer. Berikut cara mempercepat Mozilla dalam browsing di internet dengan seidikit trik..

1. Untuk mempercepat browsing :
Ctrl+Enter, ini untuk membuka domain yang menggunakan .com. caranya adalah ketikkan nama domain kemudian klik ctrl+enter. contohnya, anda ingin membuka “www.yahoo.com” jadi ketiklah “yahoo” kemudian klik ctrl+enter
Shift+Enter, ini untuk membuka domain yang menggunakan .net. caranya adalah ketikkan nama domain kemudian klik shift+enter. contohnya, anda ingin membuka “www.telkom.net” jadi ketiklah “telkom” kemudian klik shif+enter
Ctrl+Shift+Enter, ini untuk membuka domain yang menggunakan .org. caranya adalah ketikkan nama domain kemudian klik ctrl+shift+enter. contohnya, anda ingin membuka “www.dikti.org” jadi ketiklah “dikti” kemudian klik Ctrl+Shift+Enter

2. Tweeking Firefox :

1. Ketik “about:config” di firefox anda kemudian enter
2. Maka akan keluar sebuah settingan untuk tweaking firefox
3. Untuk merubahnya, klik 2 kali dan masukkan data perubahannya
4. Jika data dibawah tidak terdapat dalam settingan default firefox, klik kanan pilih New. Untuk data berupa angka, pilih Integer, untuk true/false pilih Boolean.

– Untuk pengguna DSL :

1. Set “network.http.pipelining : true”
2. Set “network.http.proxy.pipelining : true”
3. Set “network.http.pipelining.maxrequests : 64″
4. Set “ngelayout.initialpaint.delay : 0″, apabila belum ada silahkan klik kanan, new>integer>nglayaut.initialpaint.delay
5. Set”trim_on_minimize : true”, apabila belum ada silahkan klik kanan, new>boolean>trim_on_minimize (lebih efektif pada Windows)

– Untuk pengguna ADSL :

1. Set “network.http.max-connections : 64″
2. Set “network.http.max-connections-per-server : 21″
3. Set “network.http.max-persistent-connections-per-server : 8″
4. Set “network.http.pipelining : true”
5. Set “network.http.pipelining.maxrequests : 100″
6. Set “network.http.proxy.pipelining : true”
7. Set “nglayout.initialpaint.delay : 0″

– Untuk pengguna Dial Up
1. Set “browser.cache.disk_cache_ssl : true”
2. Set “browser.xul.error_pages.enabled : true”
3. Set “network.http.max-connections : 32″
4. Set “network.http.max-connections-per-server : 8″
5. Set “network.http.max-persistent-connections-per-proxy : 8″
6. Set “network.http.max-persistent-connections-per-server : 4″
7. Set “network.http.pipelining : true”
8. Set “network.http.pipelining.maxrequests : 8″
9. Set “network.http.proxy.pipelining : true”
10. Set “plugin.expose_full_path : true”
11. Set “signed.applets.codebase_principal_support : true”
12. Set “content.interrupt.parsing : true”
13. Set “content.max.tokenizing.time : 3000000″
14. Set “content.maxtextrun : 8191″
15. Set “content.notify.backoffcount : 5″
16. Set “content.notify.interval : 750000″
17. Set “content.notify.ontimer : true”
18. Set “content.switch.threshold : 750000