Image
Penggunaan image dalam website tidak dapat di hindari, baik itu hanya untuk menunjukkan sebuah gambar foto atau pun penggunaan image sebagai navigasi menu. Menempatkan image dalam website membutuhkan code html <img src=”” alt=””>, di dalam tag <img> kita dapat menambahkan beberapa atribut seperti “alt” atau “title”, penggunaan “alt” sendiri berguna untuk menggantikan image dengan menampilkan text apabila fungsi show image dalam browser di non-aktivkan, sedangkan “title” berguna untuk menampilkan tulisan (semacam tulisan nasihat dalam kotak yang muncul), seperti gambar di bawah ini:

cpanel
Atribut “alt” menggantikan gambar yang tidak muncul dengan sebuah text, dan atribut “title” menampilkan tulisan semacam nasehat atau deskripsi singkat mengenai gambar tesebut dalam sebuah kotak yang muncul ketika pointer mouse kita arahkan diatas image tersebut.

Atribut “alt” dalam hubungannya dengan Google, sesuai pernyataan Matt Cutts

“Provides some useful tips on how to optimize the images you include on your site, and how simply providing useful, accurate information in your ALT attributes can make your photos and pictures more discoverable on the web.”

Kita sebaiknya menyediakan deskripsi yang akurat dan berguna dalam atribut ALT, sehingga membuat photo atau image kita dapat  dibaca dengan baik di internet. Menurut saya hal ini ada hubungannya dengan Google image search, dimana google akan menyediakan hasil pencarian image berdasarkan text yang ada di atribut ALT, sehingga penempatan keyword pada atribut ALT boleh – boleh saja tetapi sebaiknya di barengi dengan menuliskan nama image tersebut dengan benar. Contoh image A adalah gambar bunga matahari, maka sebaiknya atribut ALT di isi dengan “bunga matahari” <img src=”bunga-matahari.jpg” alt=”bunga matahari”>.

Sesuai dengan pernyataan Matt Cutts mengenai penggunaan ALT dan TITLE

As the Googlebot does not see the images directly, we generally concentrate on the information provided in the “alt” attribute

Google lebih memilih untuk melihat image melaui “alt”, daripada “title”.

Flash
Penggunaaf flash dalam sebuah website sudah bukan hal yang baru lagi, saat ini sudah banyak sekali website – website yang menggunakan flash untuk memperindah tampilan website mereka, ada yang digunakan sebagai sebuah animasi, navigasi head dll….

Sebenarnya Googlebot sudah dapat masuk dan mengcrawl text yang ada di file flash .swf, seperti gambar search result website seo web directory di bawah ini :

Googlebot masuk ke file flash swf

Pernyataan Mark Berghausen mengenai file flash

All of this means that even if your Flash content is in our index, it might be missing some text, content, or links

Bahkan jika file flash anda sudah terindex Google, bukan berarti text yang ada dalam file flash tersebut ter index dengan benar 100%, beberapa content text dan link tidak dapat terindex karena Googlebot tidak punya mata untuk melihat secara sempurna dalam sebuah file flash.

Jadi penggunaan file flash seharusnya:

  1. Gunakan Flash jika anda memang membutuhkannya, bahkan Youtube, media yang banyak menggunakan flash,  lebih memilih menggunakan HTMl untuk content dan navigasinya daripada flash.
  2. Jika anda menggunakan Flash sebagai navigasi, maka sebaiknya  anda menambahkan link versi HTML nya pada footer halaman web anda atau membuat halaman sitemap HTML seperti sitemap1, sitemap2, sitemap3 , ini berguna untuk menyalurkan Googlebot ke halaman lain website anda.

Jadi kesimpulannya,  sebaiknya kita mengetahui bagaimana peggunaan file flash atau image dengan baik dalam hubungannya dengan faktor onpage  optimization website kita.
Sumber dari situs Ilmu Website dalam kategori search engine artikel dengan judul Bagaimana Seharusnya Penggunaan Image dan Flash

Advertisements

Windows yang tidak mau Log On

Pernah mengalami Windows yang ga mau Log On? baru muncul Welcome Screen tiba-tiba langsung Logging Off?? Kalo pernah, berarti masalahnya ada pada file userinit.exe yang terletak pada direktori C:\windows\system32. File inilah yang digunakan untuk logon/ masuk ke dalam lingkungan Windows. Banyak sekali penyebab hilangnya file userinit.exe, salah satunya karena modifikasi oleh virus. Jika file userinit.exe sudah terinfeksi oleh virus, maka akibatnya windows tidak bisa logon dan secara otomatis langsung log off. Parahnya lagi, dalam mode Safe Mode juga terjadi hal yang sama. So, kita ga bisa memperbaiki file userinit.exe lewat Safe Mode. Lalu bagaimana cara memperbaikinya? Mari kita bahas bersama….

Pertama-tama siapin cd master WinXP, trus booting pake cd itu.

Masuk ke Recovery Console, kita akan diminta memasukkan password Administrator.

akan keluar Pertama-tama siapin cd master WinXP, trus booting pake cd itu.

Masuk ke Recovery Console, kita akan diminta memasukkan password Administrator.
akan keluar prompt C:\windows
masuk ke direktori system32, pake perintah cd system32
maka akan muncul C:\windows\system32
Cari letak drive cdrom, cara ketikkan perintah map pada prompt
akan terlihat dimana letak cdrom, apakah drive D:\, E:\, atau F:\

masuk ke drive cd rom, kita assumsikan letak cdromnya di E:\

E:\
masuk ke folder i386
E:\cd i386, maka akan muncul

E:\i386

jalankan perintah “expand” untuk meng-copy file userinit.exe ke direktori windows

misal :

E:\i386 expand userinit.ex_ C:\windows\system32
1 file(s) expanded ———–> berarti proses expand berhasil.

restart windows.

Insya4JJ1 sekarang sudah bisa logon.

NB: Setelah Log On, jangan lupa untuk menghilangkan virusnya. Bisa pake Avast Antivirus atau apalah.
Kenapa saya anjurkan pakai avast?? karena Avast Antivirus memungkinkan scan setelah booting dan di sebelum masuk ke windows.
Jadi scanning dilakukan sebelum masuk ke lingkungan Windows.

Setelah semua di scan, akan terlihat file apa saja yang terinfeksi.
Jika file system yang terinfeksi, mau tidak mau kita harus install ulang windows.
Tapi perlu diingat, cukup dengan pilihan Repair, tidak perlu Fresh Install( tanpa format harddisk ).

Selamat mencoba…